20 Mei 2008

Kita Mesti Bangkit


Kita mesti bangkit
Kita mesti meneruskan mimpi orang-orang yang telah mati
Kita mesti kembali membangun semangat kehidupan
Demi masa depan anak-anak kita sendiri

Hiduplah
Simpan isak tangis itu ke balik duka kemarin
Jangan terlalu lama kita kuras airmata perkabungan dengan sia-sia
Hari ini begitu banyak tugas yang harus dikerjakan
Menegakkan kembali tiang demi tiang penyangga tradisi dan daya hidup kita

Hiduplah
Singsingkan lengan baju, raih cangkulmu, genggam parang dan palumu
Inilah saatnya hentikan luka dan duka kita
Inilah saatnya kembali untuk bekerja
Satukan tangan dan hati kita tunjukkan pada dunia
Kita bukanlah bangsa kerdil yang akan tenggelam dalam duka

Tidak…!
Kita ini bangsa pejuang… Bangsa petarung
Kita ini bangsa yang tidak akan mati dua kali
Kita bukan bangsa pecundang yang akan hilang
Ditelan kecengengan dan keputus-asaan
Dari puing puing keterpurukan ini,
Kita harus lahir kembali
Meraih kemenangan untuk matahari esok pagi

Hiduplah…!
Bangkitlah…!
Berjuanglah…!

Tataplah jauh ke dalam beningnya bola mata anak anak kita
Mereka tak butuh keluh kesah dukana kita
Mereka harus melihat bahwa orang tuannya tidak pernah sekarat & kehabisan tenaga
Wariskanlah pada mereka tegar dan kerasnya hati kita
Wariskan pada mereka sikap pantang menyerah kita
Demi masa depan anak anak itu
Kita kayuh lagi laju perahu
Menuju cakrawala kejayaan negerimu yang baru

# Cokro, 2006



Komentar :

ada 1
Anonim mengatakan...
pada hari 

bagus sekai puisinya.

Posting Komentar